PERANAN BALAI PENYIDIKAN PENYAKIT HEWAN DALAM PEMBANGUNAN “PUSAT PENGUJIAN MUTU OBAT HEWAN” DI INDONESIA.

+62217560466

BALAI BESAR PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI OBAT HEWAN. NATIONAL VETERINARY DRUG ASSAY LABORATORY. GUNUNG SINDUR BOGOR 16340.TELEPHONE:+62217560489.FAX:+62217560466

STUDY ORIENTASI DI BALAI PENYIDIKAN PENYAKIT HEWAN.

Laboratorium Pengujian Mutu Obat Hewan oleh para pendirinya direncanakan merupakan suatu sarana yang dipersiapkan bagi kepentingan Nasional dan kelak akan memainkan peranan penting bagi peningkatan dan pengembangan Ilmu Kedokteran Hewan di Indonesia. Untuk tujuan tersebut, Sumber Daya Manusia nya perlu dipersiapkan.

Sebagai permulaannya pada tahun 1983 beberapa pejabat yang bertugas di Direktorat Kesehatan Hewan dibawah koordinasi Dr. Sofyan Sudarjat dan Dr. Tjiptardjo. SE, menugaskan Dr. Hardono, dibantu beberapa dokter hewan baru di Direktorat Kesehatan Hewan yang dipersiapkan sebagai tenaga teknis yang kelak akan bertugas di Laboratorium Pengujian Mutu Obat Hewan, Antara lain Dr. Agung Gde Anom, Dr. Diana Hermawati dan Dr. Ida Lestari.S untuk mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan Pengawasan Obat Hewan bagi persiapan pembangunan Laboratorium Pengujian Obat Hewan di Indonesia.

Selain itu agar mendapat pemahaman dan ketrampilan mengenai berbagai pekerjaan di laboratorium, para dokter hewan yang telah ditunjuk tersebut terlebih dahulu perlu menambah wawasan di beberapa laboratorium BPPH, untuk maksud itu, Dr. Hardono dan Dr Agung Gde Anom, ditugaskan melakukan kunjungan ke BPPH Medan dan BPPH Lampung.

Sebagai tenaga yang dipersiapkan untuk BPMSOH Dr. Diana Hermawati dan Dr. Ida Lestari.S ditugaskan melakukan study orientasi mengenai berbagai macam hal yang dibutuhkan bagi pekerjaan di laboratorium, mereka dikirim ke BPPH Wilayah III Tanjung Karang- Lampung dan di BBPH Wilayah I Medan Sumatra Utara selama 6 bulan, dan tambahan seorang tenaga baru Dr. Sumadi ditugaskan untuk melakukan studi orientasi selama 6 bulan di BPPH Wilayah I Medan.

Pada pertengahan 1983 Direktur Kesehatan Hewan menugaskan Dr. Mastur AR.Noor, seorang staff dari BPPH Wilayah I Medan dipanggil ke Jakata untuk mendampingi tenaga ahli dari Jepang dalam mempersiapkan pelaksanan proyek kerjasama teknis ATA-297 yang saat itu disebut sebagai pendirian proyek “Pusat Pengujian Mutu Obat Hewan” di Gunung Sindur Bogor. Tenaga ahli dari Jepang saat itu adalah Dr. Ikuo Koike yang telah berpengalaman bertugas di BPPH Medan, dan Kazuo Suda sebagi Liasion Officer dari JICA.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: